headline photo
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Habis Menikah, Wanita Cenderung Gemuk

Friday, 5 February 2010



Perempuan akan berusaha mati-matian untuk tampil kurus dan langsing agar terlihat sempurna saat hari pernikahannya. Tapi tanpa disadari, setelahnya banyak perempuan yang mengalami kelebihan berat badan setelah 1 tahun menikah.

Biasanya akan menjadi suatu kebanggaan tersendiri jika seorang perempuan bisa tampil sempurna saat hari bahagianya tersebut. Namun, saat cincin tersebut sudah tersemat di jari manisnya, maka hal ini bisa menjadi cerita yang berbeda. Karena 22 persen pengantin yang sudah menikah selama 1 tahun mengalami kenaikan berat badan.

Hal ini menunjukkan sekitar 1 dari 5 pengantin baru yang sudah resmi hidup bersama pasangannya mengalami kenaikan berat badan beberapa kilogram. Ternyata ini dikarenakan lebih dari 50 persen perempuan tersebut sudah tidak khawatir lagi mengenai berat badan atau penampilan setelah hari bahagianya, sementara yang lain menuturkan bahwa ini adalah efek dari bahagianya setelah melewati masa bulan madu.

Survei ini dilakukan terhadap 3.000 perempuan yang telah menikah. Hasil yang didapatkan lebih dari sepertiganya mengakui dirinya sulit untuk mengonsumsi makanan sehat selama satu tahun pernikahan, ini dikarenakan tidak ada sesuatu yang bisa memotivasi dirinya untuk melakukan hal itu. Perempuan ini merasa tidak perlu lagi memberikan kesan yang berarti terhadap pasangannya jika sudah menikah.

Seperti dikutip dari Dailymail, Kamis (3/12/2009) banyak sekali perempuan yang lupa menjaga ukuran pinggangnya setelah menikah dan berbulan madu. Atau ada juga yang menjadikan ini alasan paling tepat untuk melakukan balas dendam setelah berbulan-bulan kehilangan atau menjaga berat badan idealnya. Karena itu perempuan ini melupakan hal-hal kecil yang dulu selalu dilakukannya untuk memberikan hasil terbaik bagi pasangannya.

Tapi hal ini bukan berarti para suami diam saja melihat istrinya gemuk, karena 19 persen suami turut mengomentari kenaikan berat badan istrinya meskipun saat berbulan madu. Sementara itu sekitar 50 persen suami mendorong para istri agar mau melakukan diet untuk menurunkan berat badannya.

Sebaiknya seseorang memiliki tubuh yang ideal, karena jika berat badannya terlalu gemuk atau terlalu kurus akan berpengaruh terhadap kesehatannya. Orang yang memiliki berat badan di atas rata-rata bisa memicu obesitas atau penyakit jantung, sedangkan jika terlalu kurus berisiko kekurangan zat-zat penting dalam tubuh.

Tidak ada salahnya untuk melakukan olahraga secara rutin bersama pasangan atau memasak makanan sehat di akhir pekan. Selain terhindar dari risiko kegemukan, kegiatan ini juga bisa menambah keharmonisan rumah tangga.

sumber : detik

»»  Read More

Hindari 7 Kebiasaan ini, Agar Berat Badan Anda Tidak Nambah

Wednesday, 3 February 2010


Tiap orang tentu menginginkan bentuk tubuh yang ideal. Berat badan yang tak terkendali, ukuran pinggang dan perut seringkali menimbulkan masalah dalam penampilan. Anda mungkin menyangka selama ini telah hidup sehat. Namun, ada beberapa kebiasaan yang tanpa disadari menambah lapisan lemak dalam tubuh.

1. Melewati jadwal makan
Taktik ini selalu menjadi bumerang. Anda akan makan sangat berlebihan saat merasa sangat lapar. Akibatnya, lemak akan menumpuk dalam tubuh. Makan porsi kecil setiap tiga sampai empat jam sekali, memenuhi kebutuhan Anda tanpa mempertebal lapisan lemak di tubuh.

2. Menghindari asupan protein
Sebagian besar wanita menghindari makanan daging, ikan, kelompok susu karena mereka berpikir makanan ini penuh kalori dan lemak. Tapi, ingat, makanan tersebut merupakan sumber protein yang membantu meningkatkan metabolisme Anda. Makanan ini membuat kenyang sekaligus mencegah asupan makanan berlebih. Pilihlah makanan rendah kalori dan rendah lemak, seperti keju atau tuna (seperenam ons dapat memenuhi tiga perempat kebutuhan protein harian Anda).

3. Berpikir roti buruk
Roti berwarna putih, ya. Tetapi roti gandum atau sereal mengandung banyak manfaat. Keduanya mengandung insulin yang membantu tubuh Anda mengurangi lapisan lemak di perut. Konsumsilah beras merah, oatmeal, atau gandum tortilla sekali sehari memberi perbedaan besar dalam diet Anda.

4. Salah pilih Olahraga
Melakukan sit-up ternyata tidak memiliki efek mengurangi lapisan lemak di perut Anda. Gerakan sit-up sebanyak 50, 100, atau 500 kali bahkan tidak akan membuat jeans menjadi lebih longgar. Latihan yang bertujuan memperkuat otot jantung mempengaruhi lapisan lemak. Daripada membuang semua waktu Anda untuk sit-up, sisihkan 10 menit waktu olahraga di atas treadmill.

5. Mengonsumi alkohol
Alkohol memiliki banyak kalori namun tidak memberi nutrisi apapun. Menurut Ahli gizi, saat menghadiri pesta penuh minuman, pada dasarnya Anda mengundang timbunan lemak di bagian tengah tubuh Anda. Jika ingin minum, pilih anggur merah. Dari penelitian, anggur merah tak membuat perut melar.

6. Asupan pemanis buatan
Anda mungkin berpikir membantu membentuk tubuh dengan makan yogurt bebas gula, diet soda, atau makanan ringan lain berlabel rendah lemak atau rendah kalori. Tapi, produk kalori rendah sarat dengan pemanis buatan. Beberapa ahli gizi percaya pemanis buatan memicu metabolisme sehingga tubuh menyimpan lemak lebih banyak.

7. Memusuhi lemak
Berlawanan dengan apa yang dibayangkan banyak orang, sumber lemak tak jenuh tunggal membantu membakar lemak perut dan membuat Anda mengkonsumsi makanan lebih sedikit. Ahli gizi menganjurkan memasukkan irisan seperempat alpukat ke sandwich atau campurkan sedikit minyak zaitun dan cuka pada sayuran.

source : everywhere

»»  Read More